iklan

https://www.profitableratecpm.com/q85r05dmc6?key=a8f36070159cc244bee1bee5eb5fe064

7 Agustus 2017

RTH PUTRI KACA MAYANG



Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang terletak dipusat kota Pekanbaru tepatnya di eks objek wisata kaca mayang, di sebelah hotel premiere jl jenderal sudirman. bersebrangan dengan dinas lingkungan hidup dan kehutanan provinsi riau. RTH yang belum lama dibuka sudah ramai dikunjungi oleh warga pekanbaru. terutama pada sore hari banyak muda mudi memanfaatkan untuk bersantai atau jalan jalan sore pada jogging track yang tersedia. tidak hanya itu anak anak juga leluasa untuk bermain tetapi harus berada dalam pengawasan orang tua.


Berbagai jenis tanaman mulai dari bunga dan tanaman hias sudah mulai tumbuh. letak RTH Putri kaca mayang yang strategis membuat layak dikunjungi terutama mengisi waktu bersantai pada sore hari. tidak dipungut biaya masuk kedalamnya. hanya kita akan dikenakan biaya parkir kendaraan dan harus tetap menjaga kebersihan. dengan adanya RTH Putri kaca mayang akan ada dampak positif yakni akan membantu mengurangi polusi udara dari hasil pembakaran gas buang kendaraan bermotor. tersedia pula fasilitas umum seperti toilet dan tempat duduk.

 NAH buat para sobat yang berdomisili dipekanbaru boleh juga memanfaatkan waktu luang anda untuk berkunjung ke sini....

14 Desember 2016

Mangrove Desa Rawa Mekar Jaya


Tak banyak yang mengetahui bahwa di Desa Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit kabupaten Siak terdapat wisata alam berupa mangrove. berada di tepian sungai wisata ini dapat diakses dari pekanbaru dengan perjalanan darat sekitar 3 jam waktu tempuh perjalanan. di dalam wisata mangrove terdapat pustaka, pendopo, rumah pohon dan arean bersantai. sang pencetus ide dan pengembang wisata mangrove Desa Rawa Mekar Jaya adalah Bapak Setiono, beliau adalah warga yang sudah mendapatkan Adipura dari pemerintah pusat dikarenakan usaha beliau dalam melestarikan ekosistem mangrove.
Tepian sungai di dalam wisata  mangrove cocok untuk bersantai menghabiskan waktu senja dan pagi untuk sekedar memancing atau mendengarkan suara ungko dan melihat ikan yang melompat di sekitar sungai. banyak juga kita temui kepiting bakau, rama-rama. tidak hanya itu terdapat pula pembibitan mangrove yang sudah di buat, ada juga bantuan bibit mangrove dari program CSR PT. BOB Siak. Pak setiono dan anggota nya sudah menanam bibit mangrove di bekas tebangan mangrove yang dibuat panglong arang sekitar 5.000 bibit. nah buat para netizen penasarankan...monggo kunjungi wisata alam mangrove ini di Riau......Kabupaten Siak Kecamatan Sungai Apit Desa Rawa Mekar Jaya.


9 Agustus 2016

Penggantian plat seng plot Gambut plot Karbon KPHP Model Tasik Besar Serkap

Kegiatan penggantian seng plot karbon dan plot gambut merupakan kerjasama antara KPHP Model Tasik Besar Serkap dengan PMU (Project Management Unit) Korea-Indonesia Joint Project At Tasik Besar Serkap. kegiatan tersebut melibatkan Bakti Rimbawan yang ada di KPH TBS dan masyarakat tempatan sebagai perintis jalan dan membantu pelaksanaak kegiatan tersebut. plat seng yang dipasang terbuat dari galvanis sehingga akan lebih tahan lama dibandingkan dengan seng biasa. galvanis memiliki ketebalan yang lebih baik dari pada seng biasa.
letak lokasi plot yang berjauhan dan kondisi gambut yang belum padat menjadi tantangan tersendiri bagi pelaksana kegiatan tersebut. dengan tekad dan semangat baru para bakti rimbawan pelaksanaan kegiatan tersebut sukses. kegiatan tersebut dibagi kedalam 5 tim.masing-masing tim memiliki jumlah seng yang akan di pasang berbeda-beda dengan kondisi medan yang berbeda pula.

Peralatan yang digunakan pada kegiatan tersebut antara lain :
1. Peta Kerja
2. Kompas
3. GPS
4. Camping Unit
5. Alat Pelindung Diri
6. Logistik


3 Mei 2016

Pelatihan damkar karhutla KPHP Model Tasik Besar Serkap di Manggala Agni Daops Siak

Riau sebagai daearh yang memiliki lahan gambut yang cukup luas di Sumatera memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang akan menimbulkan dampak kabut asap jika terjadi dalam sekala luas dan waktu yang lama. kebakaran dilahan gambut akan sulit dipadamkan karena api berada di bawah permukaan. yang terlihat oleh mata adalah hanya berupa kepulan asap putih yang membumbung ke udara.
KPHP Model Tasik Besar Serkap salah satu KPH yang berada di Provinsi riau yang memiliki luasan sekitar 513.000 ha berupa lahan gambut memiliki inisiatif untuk melaksanakan program pelatihan damkar untuk keryawan/karyawati lanjutan di Manggala Agni Daops Siak. kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan skil staf terutama para tenaga Bakti Rimbawan dalam melaksanakan tugas terutama dalam hal skil pemadaman api dan mengoprasikan alat mekanis dan manual pemadam kebakaran.
kegiatan ini dilaksanakan melalui program kerja sama Korea-Indonesia FMU/REDD yang ditaja selama 3 hari di Manggala Agni Daops Siak Kabupaten Siak Provinsi Riau. kegiatan ini tidak hanya materi saja tetapi bagaimana mensosialisasi, dan mengumupulkan data ke masyarakat yang Desa mereka dalam kategori zona merah seperti Desa Dayun, Desa Merempan, dan Desa Rawang air Putih.

 Benang merah yang dapat disimpulkan dari kegiatan Pelatihan Pemadaman kebakaran di Manggala Agni Daops Siak adalah bagaimana kita melakukan teknik pemadaman yang tepat dan akurat dan tidak lupa memperhatikan keselamatan pemadam dan masyarakat sekitar yang berada di areal yang terbakar. sedkit pantun yang dapat ditulis.
"jalan-jalan naik kereta api "
"jangan lupa membawa peta"
"mari kita berhati-hati menggunakan api"
"jika tidak ingin celaka membawa petaka"

satu kata terhadap api
"waspadalah!!! wasapadalah!!waspadalah!!!
 



22 Maret 2016

Lembah Harau my trip my adventure

Lembah Harau...yah...bagi warga minang kabau khususnya masyarakat Kota Payakumbuh sudah tidak asing lagi....namun bagi warga pekanbaru masih ada yang belum mengetahui lokasi tersebut. lembah harau bisa jadi salah satu tujuan wisata bagi warga pekanbaru dan sekitarnya. dapat ditempuh menggunakan bus atau kendaraan pribadi  perjalanan akses darat selama 3 jam perjalanan darat.
menikmati air terjun alam yang asri merupakan hal yang sangat sulit dijumpai dipekanbaru. suara gemericik air menambah indahnya alam dan menyejukkan jiwa. jika ingin berendam di air dapat juga dilakukan untuk menyejukkan badan dari aktifitas sehari-hari yang cukup melelahkan. dilokasi tersebut juga dijumpai para pedagang yang menjual makanan dan minuman juga pernak pernik oleh oleh khas payakumbuh sumatera barat.
yang menarik perhatian saya adalah sovenir "pakis ekor monyet" yah jenis tanaman ini menurut saya unik...memiliki rambut halus seperti bulu kucing angora atau persia...mengapa dinamakan pakis ekor monyet hal ini dikarenakan tanaman ini memiliki bentuk ujung batang melengkung seperti ekor monyet. nah apa lagi...para sobat blogger mari berkunjung ketempat wisata lembah harau payakumbuh...my life my adventure,,,

12 Oktober 2015

Edisi Kebun Raya Bogor

Terletak di pusat Kota Bogor, Kebun Raya bogor memiliki luas sekitar 87 Ha. dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Di sekitar Kebun Raya Bogor tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, museum zoologi bogor dan pustaka.
Jembatan merah di kebun raya bogor tak begitu kalah menarik, konon jembatan merah ini terkenal dengan jembatan putus cinta. mitos yang berkembang adalah jika mengabadikan foto bersama orang terkasih dijembatan tersebut maka dapat memutus hubungan tersebut. mitoooss heehehe...
 


Sejarah tugu Reinwardt Pada 16 Mei 2006, memperingati 189 tahun Kebun Raya Bogor (KRB), Kedutaan Besar Jerman bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), meresmikan Tugu Peringatan Reinwardt di dalam kompleks kebun. Monumen sederhana di seberang kolam depan Istana Bogor tersebut diresmikan oleh Kepala LIPI Umar Anggara Jenie dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Joachim BroudrĂ©-Gröger. Peringatan ulang tahun ini juga dimeriahkan dengan acara "ASEAN-China Workshop Botanical Garden on Management and Plant Conservation". Selain Cina, kegiatan ini diikuti oleh negara anggota ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Laos, Kamboja, Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Lokakarya itu bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di bidang perkebunan dan konservasi tumbuhan di kawasan ASEAN-Tiongkok. Reinwardt merupakan pendiri kebu  raya bogor (Wikipedia.org).

 Kebun Raya Bogor Memiliki pohon tertua yakni ditanam pada 3 Juli 1872 nama latin pohon ini adalah syzygium reindwartianum (DC) Gaertn. dari famili mytaceae. asal pohon dari sulawesi.

9 Oktober 2015

Survey HHBK Blok B dan C KPHP TBS

Survey HHBK KPHP Tasik Besar Serkap dilaksanakan selama 5 hari kerja. kegiatan dilaksanakan di lokasi blok c dan b KPHP Model Tasik Besar Serkap. dapat diakses dari Pekanbaru menggunakan perjalanan darat selama 3 jam perjalanan kearah Pangkalan kerinci kemudian memasuki jalan koridor PT RAPP.
Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam survey hasil hutan bukan kayu (HHBK) antara lain :
a. GPS
b. Peta
c. Logistik
d. Camping Unit
e. Tenaga Lokal
f. Personal Use
Survey dilakukan dengan membuat transek dengan lebar 20 m membentuk leter U dengan panjang total 4 km untuk setiap transeknya. setiap 100 m diberi tanda dengan menggunakan cat dan di tulis dengan nama HM (Hekto meter) ke sekian.
Beberapa HHBK yang berhasil diidentifikasi di Blok B dan C antaralain :
a. Kantung Semar
b. Damar
c. Anggrek
d. Lebah Madu
e. Linau/Palm Merah
f. Rotan





Survey Biogeofisik at Teluk Lanus

Kegiatan survey biogeofisik dilakukan untuk mendata potensi kayu yang berada di areal KPHP Model tasik Besar Serkap khususnya di blog G dan D. Data yang diambil mulai dari tingkatan semai, pancang, tiang dan pohon. kegiatan berlangsung di Desa Teluk Lanus Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau. Pelaksanaan kegiatan selama 7 hari kerja. Sumber pendanaan kegiatan survey ini berasal dari Dana APBN.
Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan survey antara lain :
a. GPS
b. Kompas
c. Peta Kerja
d. Logistik
e. Camping unit
f. Personal Use
g. Tenaga Lokal
h. Perlengkapan pembuatan Petak
Jumlah titik yang berada di Blog D adalah 6 titik dengan jumlah 12 plot. sedangkan di BLOG G 4 titik dengan 8 plot. luas plot 100 m x 100m, setiap plot terdiri dari 16 RU. ukuran setiap RU 25 m x 25 m.
Beberapa jenis pohon yang dapat diidentifikasi di blog D dan G antara lain :
a. Geronggang
b. Medang
c. Ramin
d. Meranti
e. Kelat
f. Suntai
g. Punak
h. Tepis
h. Babi Kurus
i. Pantau



25 September 2015

Survei Elevasi Gambut

survei elevasi gambut dilakukan dengan kerja sama KPHP Model tasik Besar Serkap dengan SG Konsutan dengan program kerja sama FMU/REDD+. kegiatan ini berlangsung selama 5 hari kerja. lokasi pengambilan titik adalah areal sekitar shelter/ kontainer dan sekitar camp walet KPHP Model Tasik Besar Serkap. jumlah tim adalah 2 tim dengan masing masing tim terdiri dari 2 orang kph member, 3 orang tenaga lokal dan 1 orang konsultan. alat dan bahan yang digunakan antara lain :
1. GPS Geodetik merk Astech untuk basenya dan Magelland untuk receiver.
2. GPS NAVIGASI GARMIN MONTERA
3. Kompas Suunto
4.APD
5. Logistik
6. Stand GPS Geodetik
7. Peta Lokasi pengambilan titik
Pengambilan titik dimulai dengan merintis jalan menuju lokasi menggunakan parang, peta, gps dan kompas. setelah titik ditemukan base GPS Geodetik dinyalakan. dan receiver juga dinyalakan. setelah base mendapat sinyal dari satelit kemudian receiver dikonekkan menggunakan bluetooth ke base. setelah konek maka tunggu sampai ketelitian posisi horizontal dan vertikal dibawah 2 m untuk mendapatkan data yang akurat.
stand untuk base terdiri dari 2 besi yang disambung menggunakan drat. untuk mengetahui posisi stand apakah benar-benar tegak menggunakan nivo. apa bila gelembung nivo sudag berada dalam lingkaran maka stand tersebut sudah tegak. harga alat GPS Geodetik Asteck lengkap cukup fantastis yakni berkisar Rp. 500.000.000 setara dengan harga mobil kelas mewah di indonesia. Astech dan magelland merupakan pabrikan eropa yang sudah teruji kualitasnya dan keakuratan datanya. Tujuan pengambilan titik ini adalah untuk data pembuatan peta kontur areal Project FMU/REDD+ seluas kurang lebih 14.000 ha.

SALAM RIMBA....
LESTARI ALAMKU..
LESTARI HUTANKU...

17 September 2015

ekpedisi Hutan Desa Rawa Mekar Jaya

Desa Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak Memiliki potensi hutan yang masih terjaga. walaupun disepanjang perjalanan menyusuri sungai dapat kita lihat mahang yang siap dirakit terletak dibibir sungai. tidak hanya itu terlihat pula perkebunan sawit di sepanjang aliran sungai menuju lokasi. ada juga terlihat para logger sedang beraksi mengolah papan dan broti.
Perjalanan dimulai dari kota pekanbaru ke Desa Rawa Mekar jaya menggunakan jalur darat selama 3 jam perjalanan. kemudian dilanjutkan menggunakan pompong menyusuri sungai selama 2 jam perjalanan air. sepanjang perjalanan terdapat juga perkebunan sagu milik masyarakat sekitar, akasia, satwa berupa monyet yang berkeliaran di tepi sungai.
air gambut yang khas berwarna hitam kecoklatan menjadi pemandangan yang lazim ditemukan. potensi ikan masih cukup bagus. apalagi ketika musim mudik ikan. berbagai jenis kantung semar juga dapat ditemukan di hutan Desa Rawa Mekar Jaya. suara monyet yang saling bersahutan menjadi irama musik alami ketika bermalam di pondok sederhana tepian sungai.
LESTARIKAN ALAM KU...!!!!!
SALAM RIMBA !!!!
KEMBALIKAN KEHIJAUAN NEGERI INI !!!




biled honda beat